Breaking News

Kamis, 29 September 2016

Cara Mengatasi Mental Atlet (Taekwondo) yang Buruk

  1. Pendahuluan

Taekwondo merupakan olahraga yang membutuhkan kualitas mental yang baik, di samping kualitas fisik yang juga harus mumpuni. Dikatakan membutuhkan kualitas mental yang baik, karena dalam prakteknya seringkali ditemui seorang atlet yang sudah siap secara fisik, teknik, dan taktik. Tapi menjelang pertandingan dapat diamati dari body language dan mimik muka (facial ekspressions), terlihat gelisah, tidak tenang, kurang semangat, sense of humor berkurang, dan sebagainya. Terlebih lagi pada saat pertandingan, akan sangat terlihat mana atlet yang memiliki ketegaran mental (mental thougness), dan mana atlet yang mentalnya down.

Hal ini tentu saja mengundang pertanyaan dari seorang pelatih, mengapa keadaan demikian bisa terjadi pada diri atlenya, sementara dari segi fisik, teknik, dan taktik sudah dilatihkan sedemikian rupa. Tetapi pada saat bertanding teknik dan taktiknya terlihat buruk atau tidak maksimal, padahal pada saat sesi latihan terlihat sangat baik. Dari sini pelatih harus segera menyadari, bahwa kualitas fisik, teknik, dan taktik saja belumlah cukup. Ada satu aspek lagi yang perlu mendapat perhatian khusus, yakni mental atau psikologi. Karena betapapun hebatnya seorang atlet, kalau mentalnya down, tentu akan sangat menggangu penampilan atlet. Artinya, atlet tidak bisa menunjukan kemampuannya dengan maksimal. Dan latihan teknik, taktik, dan fisik yang selama ini dilatihkan akan sia-sia dan terbuang percuma, karena pada saat bertanding tidak bisa maksimal akibat keadaan mental yang buruk.
Kemudian yang menjadi pertanyaan di sini adalah Bagaimana jika menjadi seorang pelatih, menemui atlet yang selalu kalah dalam suatu pertandingan? Dengan kata lain, bagaimana cara seorang pelatih memperbaiki mental atlet yang buruk. Contoh studi kasusnya atlet yang selalu kalah dengan atlet tertentu, mungkin karena takut, nervous, dsb. Bagaimana cara mengatasi ketakutan atlet tersebut, yaitu strategi pelatih untuk membuat atlet menjadi lebih berani, khususnya pada saat pertandingan fight, model latihan seperti apa yang tepat.

  1. Pembahasan

Ada berbagai cara yang dapat dilakukan pelatih untuk membuat atletnya berani dalam bertanding, khususnya pada saat menghadapi lawan yang selama ini menjadi stumbling block baginya, artinya atlet tersebut dapat dipastikan akan kalah jika menghadapi lawan yang ditakutinya. Hal itu berarti dalam diri atlet sudah tertanam ketakutan, bahkan pada taraf tertentu sudah menjadi semacam phobia yang sudah melekat dalam alam bawah sadarnya. Sehingga dengan lain perkataan, atlet sudah kalah sebelum bertanding.

Cara yang dapat dilakukan pelatih pada saat periodisasi latihan tentunya  memberikan latihan-latihan mental, tetapi ada beberapa cara jitu yang dapat dilakukan pelatih sebelum bertanding untuk membangkitkan mental atlet yang ketakutan dalam menghadapi lawan tertentu, yaitu:

Pertama, pada hari sebelum besoknya bertanding, pelatih bisa memberikan surat pernyataan yang tujuannya untuk mengancam atletnya tersebut dengan mengatakan, ”Kalau besok kamu sampai kalah menghadapi si A, kamu tidak usah ikut lagi di klub ini, lebih baik kamu keluar saja dari klub ini, dan ini surat pernyataan yang harus kamu tandatangani”. Ini dilakukan sebagai bentuk ancaman kepada atlet tersebut, yang tujuannya untuk membangkitkan mental dan harga diri (self esteem) atlet tersebut. Dengan melakukan hal ini, maka harga diri atlet merasa dipertaruhkan, karena mendapat tantangan dari pelatihnya untuk menang menghadapi lawan yang ditakuti, atau kalah tapi harus keluar klub. Oleh karena itu, bukan tidak mungkin atlet akan lebih berani menghadapi lawannya, dan berusaha untuk menang.

Kedua, dengan cara menyentuh emosi atlet, atau membuat emosi pada atletnya, sehingga pada saat bertanding itulah atlet dapat meluapkan emosinya, khususnya pada lawan yang ditakutinya. Ini bisa dilakukan dengan cara mengejek atau merendahkan atlet tersebut, tapi tujuannya untuk membangkitkan mental dan emosi atlet pada saat bertanding. Misalnya dengan mengatakan, “Kamu ini dari dulu lawan si A gak pernah menang, emangnya kamu gak malu sama diri kamu sendiri, sama keluarga, sama junior-junior dan atlet-atlet yang lain. Kalau kamu sampai kalah lagi, berarti kamu memang pecundang, tapi kalau kamu seorang juara, kalahkan dia”.

Ketiga, ini cara terakhir yang dapat dilakukan untuk memperbaiki mental atlet yang buruk. Yaitu dengan cara menyugesti diri atlet, dengan masuk ke alam bawah sadarnya (subconscious mind). Hal ini biasanya dilakukan dengan menghipnotis atletnya, dalam kondisi hipnosis akan lebih mudah memberikan sugesti-sugesti untuk menghilangkan rasa takut atlet, dan membuatnya lebih berani.

Dalam kondisi hipnosis (biasanya gelombang otak pada kondisi alpha), keaktifan dan kekritisan pikiran sadar akan berkurang, dan pikiran sadar (conscious mind) inilah yang sebenarnya menjadi critical factor yang berupa pikiran kritis, rasional, pikiran negatif, dan sebagainya, yang menjadi penghalang untuk masuk ke alam bawah sadar. Dengan cara hipnotis, akan mudah memberikan sugesti-sugesti positif untuk menghilangkan rasa takut atlet, karena dalam kondisi hipnosis (gelombang otak pada kondisi alpha) sugesti bisa menembus critical factor dan langsung bisa diterima alam bawah sadar.

Cara yang lain, dengan menghipnotis atlet sebelum bertanding, meskipun dalam kondisi hipnosis yang ringan. Artinya, atlet bertanding dalam kondisi hipnosis, yaitu hipnosis dalam artian pemberian sugesti-sugesti positif untuk membuat atlet berani dan tidak takut pada saat bertanding. Kendati cara yang ini masih sangat asing bagi penulis, dan rasanya memang masih meragukan cara ini. Di samping itu, belum pernah mengetahui sebelumnya, hanya mendengar dari beberapa sumber. Tapi setidaknya bisa dijadikan khazanah dan masukan yang menambah pengetahuan.

  1. Penutup
Demikian beberapa cara yang bisa dijadikan alternatif dalam menangani kasus-kasus atlet yang berkaitan dengan mental. Entah itu karena takut, cemas, gelisah, trauma, atau bahkan menjadi semacam phobia. Sebenarnya masih banyak cara lain yang bisa dilakukan untuk menangani atlet yang bermental buruk, khususnya atlet yang selalu kalah dalam menghadapi lawan yang sama.
Dan ini tentu saja, di samping perlu memperbaiki kualitas teknik, taktik, dan fisik; kualitas mental juga tidak kalah penting, karena menurut para pakar bahwa tingkat pencapaian prestasi puncak sangat ditentukan oleh kematangan dan ketangguhan mental atlet. Terlebih lagi bagi atlet yang selalu kalah saat menghadapi lawan yang sama, tentu sangat erat kaitannya dengan efek psikologis yang perlu dicari pemecahannya.
Dan yang perlu digarisbawahi di sini bahwa mental atau psikis bagaikan samudra yang luas untuk dijelajahi dan didalami, karena ada berbagai macam hal dalam mental seorang manusia yang begitu kompleks dan terkadang sulit untuk dipahami.
Read more ...

Minggu, 25 September 2016

Sejarah Taekwondo Di Indonesia

Taekwondo mulai berkembang di Indonesia pada tahun 70-an , dimulai aliran Taekwondo yang berafiliasi ke ITF ( International Taekwondo Federation ) yang pada waktu itu bermarkas besar di Toronto Kanada, aliran ini dipimpin dan dipelopori oleh Gen. Choi Hong Hi, kemudian berkembang juga aliran Taekwondo yang berafiliasi ke WTF ( The World Taekwondo Federation ) yang berpusat di Kukkiwon, Seoul, Korea Selatan dgn Presiden Dr. Un Yong Kim .
Pada waktu itu, di Indonesia kedua aliran ini yang masing – masing mempunyai organisasi ditingkat nasional yaitu Persatuan Taekwondo Indonesia ( PTI ) yg berafiliasi ke ITF dipimpin oleh Letjen. Leo Lopolisa dan Federasi Taekwondo Indonesia ( FTI ) yg berafiliasi ke WTF dipimpin oleh Marsekal Muda Sugiri .
Atas kesepakatan bersama dan melihat prospek perkembangan didunia olahraga International dan Nasional , maka Musyawarah Nasional Taekwondo pada Tanggal 28 maret 1981 berhasil menyatukan kedua organisasi Taekwondo tersebut, menjadi organisasi baru yang disebut Taekwondo Indonesia dan dipimpin oleh Leo Lopolisa sebagai Ketua Umumnya, sedangkan struktur organisasi ditingkat nasionalnya disebut PBTI ( Pengurus Besar Taekwondo Indonesia ) dan berpusat di Jakarta. Munas Taekwondo Indonesia I pada Tanggal 17 – 18 September 1984 menetapkan Letjen. Sarwo Edhie Wibowo ( Alm. ) sebagai Ketua Umum Taekwondo Indonesia periode 1984 – 1988, maka era baru Taekwondo Indonesia yang bersatu dan kuat dimulai. Selanjutnya Taekwondo Indonesia sempat dipimpin oleh Soeweno, Harsudiyono Hartas, dan sekarang oleh Letjen ( Mar ) Suharto.
Kini Taekwondo Indonesia telah berkembang di seluruh propinsi di Indonesia dan diikuti aktif oleh lebih dari 200.000 anggota , angka ini belum termasuk yang tidak secara aktif berlatih. Taekwondo telah dipertandingkan sebagai cabang olahraga resmi di arena PON. Beberapa atlet yang pernah berjaya membela negara di event International antara lain seperti : Budi Setiawan, Rahmi Kurnia, Siauw Lung, Yefi Triaji, Lamting , Yeni Latif, Dirk Richard, dan sebagainya. dimasa Thn 1986 s/d Thn. 1993 . Pada generasi berikutnya antara lain seperti Yuana Wangsa Putri yang mewakili Indonesia di even Olympic Games 2000, Sidney dan Ika Dian Fitria yang berhasil meraih medali emas Kejuaraan Dunia Yunior pada November 2000
Read more ...

Senin, 12 September 2016

Materi Taekwondo


Tiga Materi Dasar Taekwondo 

1.   Poomse atau rangkaian jurus adalah rangkaian teknik gerakan dasar serangan dan pertahanan diri, yang dilakukan melawan lawan yang imajiner, dengan mengikuti diagram tertentu. Setiap diagram rangkaian gerakan poomse didasari oleh filosofi timur yang menggambarkan semangat dan cara pandang bangsa Korea.

2.   Kyukpa atau teknik pemecahan benda keras adalah latihan teknik dengan memakai sasaran/obyek benda mati, untuk mengukur kemampuan dan ketepatan tekniknya. Obyek sasaran yang biasanya dipakai antara lain papan kayu, batu bata, genting, dan lain-lain. Teknik tersebut dilakukan dengan tendangan, pukulan, sabetan, bahkan tusukan jari tangan.

3.   Kyoruki atau pertarungan adalah latihan yang mengaplikasikan teknik gerakan dasar atau poomse, dimana dua orang yang bertarung saling mempraktekkan teknik serangan dan teknik pertahanan diri.

Filosofi Sabuk pada Tae Kwon Do

·       Putih melambangkan kesucian,awal/dasar dari semua warna,permulaan.(mempelajari jurus dasar (taeguk) 1)
·       Kuning melambangkan bumi,disinilah mulai ditanamkan dasar-dasar TKD dengan kuat.?(mempelajari jurus dasar (taeguk) 2 dan 3).Sebelum naik sabuk hijau biasanya naik ke sabuk kuning strip hijau terlebih dulu.
·       Hijau melambangkan hijaunya pepohonan,pada saat inilah dasar TKD mulai ditumbuhkembangkan.(mempelajari taeguk 4 dan 5).Sebelum naik ke sabuk biru biasanya naik ke sabuk hijau strip biru terlebih dulu.
·       Biru melambangkan birunya langit yang menyelimuti bumi dan seisinya,memberi arti bahwa kita harus mulai mengetahui apa yang telah kita pelajari.(mempelajari taeguk 6 dan 7).Sebelum naik sabuk merah biasanya naik ke sabuk biru strip merah terlebih dulu.
·       Merah melambangkan matahari artinya bahwa kita mulai menjadi pedoman bagi orang lain dan mengingatkan harus dapat mengontrol setiap sikap dan tindakan kita.(mempelajari taeguk 8, 9, dan 10). Sebelum naik sabuk hitam, biasanya naik ke sabuk merah strip dua dan merah strip satu dahulu.
·       Hitam melambangkan akhir,kedalaman,kematangan dalam berlatih dan penguasaan diri kita dari takut dan kegelapan.Hitam memiliki tahapan dari Dan 1 hingga Dan 10.

Beberapa tehnik Pukulan, Tendangan, dan Tangkisan
Pukulan
·       Momtong jireugi= pukulan mengarah ke ulu hati
·       Are jireugi= pukulan ke bawah
·       Eolgol jireugi= pukulan mengarah ke kepala

Tendangan
·       Ap Chagi = Tendangan Kedepan
·       Dollyo Chagi = Tendangan Melingkar Depan
·       Yeop Chagi = Tendangan Samping
·       Dwi Chagi = Tendangan Kebelakang
·       Twieo Dwi Chagi = Tendangan kebelakang Yang Dilakukan Sambil Melompat
·       eolgol ap chagi = tendangan ke arah kepala
·       momtong ap chagi= tendangan ke arah perut

Tangkisan
·       aremaki = Tangkisan bawah
·       Elgol Ceceumaki = Tangkisan ke arah kepala
·       Bakat Palmok Momtong Bakat Maki = Tangkisan dari arah dalam menggunakan bagian dalam lengan bawah.
·       Bakat Palmok Momtong An Maki = Tangkisan dari arah dalam menggunakan bagian luar lengan bawah.
·       An Maki = tangkisan darri arah luar.
·       am palmok momtong bakat maki= tangkisan ke arah lengan bawah

Filosofi / Arti Poomse Taegeuk

TAEGEUK-Il Jang
Serangkaian aksi yang menerapkan prinsip keon dari palgwe
keon melambangkan sesuatu yang besar dan maha agung, yang menjadi asal dari segala sesuatu. keon merupakan permulaan segala sesuatu yang ada di bumi yang menjadi sumber penciptaan dan kekuatan yang berasal dari langit. langit pula yang memberikan cahaya matahari dan hujan, yang membuat segala sesuatu tetap tumbuh dan hidup. Taegeuk-1 bersifat sederhana namun dilakukan dengan penuh kekuatan dan menampakkan keperkasaan sesuai wataknya.

TAEGEUK-I Jang
Serangkaian aksi yang menerapkan prinsip Tae dari palgwe.
Tae menggambarkan keteguhan hati dan kelemah lembutan. dalam Tae, batin seseorang tetap teguh namun gayanya tampak lemah lembut, mengatasi keadaan dengan senyuman dan kebajikan. untuk itu, Taegeuk ini harus dilaksanakan dengan lemah lembut namun penuh kekuatan.

TAEGEUK-Sam Jang
Serangkaian aksi yang menerapkan prinsip Ri dari palgwe
Ri menggambarkan matahari dan api, dengan demikian Taegeuk 3 harus dilakukan dengan penuh semangat dan daya yang variatif.


TAEGEUK-Sa Jang
Serangkaian aksi yang menerapkan prinsip Jin dari palgwe.
Jin menggambarkan guntur dan kilat yang menimbulkan panik dan ketakutan, namun langit yang biru dan sinar matahari yang cerah akan muncul kembali. prinsip ini mengajarkan kepada kita bahwa dalam menghadapi bahaya dan ketakutan seharusnya kita bersikap tenang dan berani. begitu pula dalam Taegeuk 4 ada beberapa gerakan yang sulit dan memerlukan ketenangan serta keseimbangan yang baik saat melakukannya.

TAEGEUK-O Jang
Serangkaian aksi yang menerapkan prinsip Seon dari palgwe.
prinsip ini menggambarkan angin, yang pembawaan aslinya halus dan menghembus sepoi-sepoi, namun dapat menjadi dahsyat seperti badai. hal ini melambangkan sifat kerendahan dan kebaikan hati. didalam taegeuk ini terlihat gerakan yang berulang-ulang, dan ada gerakan yang terlihat monoton maupun yang sesekali menyentak dengan kuat.

TAEGEUK-Yok Jang
Serangkaian aksi yang menerapkan prinsip Gam dari palgwe.
Prinsip ini menggambarkan air, yang merupakan elemen yang paling fleksibel; bentuknya dapat berubah-ubah namun tak merubah hakekatnya. hal ini memberikan pengertian bahwa berbagai kesulitan dan penderitaan yang kita alami dapat diatasi jika kita tetap maju dan berbekal rasa percaya diri yang kuat.


TAEGEUK-Chill Jang
Serangkaian aksi yang menerapkan prinsip Gan dari palgwe.
Gan melambangkan gunung, yang menjadi simbol kestabilan karena dianggap tidak pernah bergerak. dan puncaknya mengingatkan kita untuk tahu kapan harus bertindak dan kapan harus berhenti. hal ini mengajarkan kita agar dalam setiap tindakan kita tidak gegabah. Taegeuk ini dilakukan dengan penuh ketenangan, namun tetap terlihat kokoh dan mantap.

TAEGEUK-Pal Jang
Serangkaian aksi yang menerapkan prinsip Gon dari palgwe.
Gon melambangkan bumi, yang kokoh, kuat dan bertenaga. bumi merupakan sumber kehidupan, dimana segala mahluk hidup dan tumbuh. bumi dianggap sebagai ciptaan kekuatan dari langit. hal ini diharapkan dengan penuh ketenangan, namun kita tetap dapat menjadi tempat tumbuhnya kekuatan dan pemikiran yang positif. Taegeuk-8 merupakan taegeuk yang terakhir, disini kita diharapkan dapat memperbaiki dan memperkokoh dasar kita sebelum mencapai tingkatan DAN 1

Bagian Tubuh yang menjadi sasaran (Keup so)
Bagian tubuh yang menjasi sasaran dapat dibagi menjadi tiga bagian pakok :
1.      Eolgol ( Bagian atas/kepala/muka )
Temasuk bagian ini adalah Tulang belikat ke atas dan seluruh bagian wajah sepaerti antara lain dagu, Jakun, bagian atas dan bawah bibir.
2.      Momtong ( Bagian Tengah Badan )
Yang termasuk bagian ini adalah daerah atas pusar keatas hingga tulang belikat, rusuk/tulang iga, serta di bawah tulang tulan rusuk dimana ginjal terletak diantaranya.
3.      Arae ( Bagian bawah tubuh )
Yang temasuk bagian ini adalah dari pusar ke bawah meliputi selangkangan, titik-titik pokok kelemahannya terletak antara lain pada rongga bawah perut dan kemaluan.

 Bagian Tubuh Untuk yang digunakan untuk meyerang dan bertahan
Didalam tekwondo, tubuh manusia dianggap terpisah dan terbagi sesuai fungsinya masing-masing, saat melakukan gaya atau gerakan, semanya harus tergerak secara koordinasi dengan baik.
Pada dasarnya, teknik serangandan pertahanan dalam seni beladiri taekwondo hamper seluruhnya memakai bagian-bagian dari tangan dan kaki, namun namu perlu di ingat bawah arus tenaga yang dihasilkan berasal dari badan, terutama perputaran pinggang ditambah sentakkan dari lipatan siku.
Adapun bagian tubuh yang dipergunakan adalah :
1.      Kepalan  ( jumeok )
2.      Tangan ( som )
3.      Lengan ( pal )
4.      Siku Tangan ( palkup )
5.      Kaki bagian atas ( dari ) termasuk lutut ( Murup )
6.      Kaki bagian bawah (bal )

1 Kepalan  ( Jumeok )
Kepalan tangan merupakan alat penyerang yang penting dalam seni beladiri Taekwondo.

2 Tangan ( Son )
Son / tangan yang dimaksud dalam taekwondo adalah tangan terbuka hanya ketiga jari tengah sedikit membengkok pada ruas ujungnya serata mungkin dan ibujari merapat pada sisi telapak tangan yangterbuka tersebut.

3 Lengan (Palmok )
Keempat sisi lengan di prgunakan dalam melakukan gerakan pertahanan, namun yang paling sering sisi luar ( Bakkat ) dan sisi dalam ( An )

4 Siku Tangan (  Palkup )
Salah satu senjata yang evektif untuk jarak dekat adalah palkup/ siku tangan.

5 Kaki Bagian Atas ( Dari )
Terdapat dua bagian kaki Atas yang dipakai sebagai alat untuk meyerang yaitu :
a.       Lutut ( Mureup )
b.      Tulang kering ( Jeonggang Wi )

6 Kaki Bagian Bawah ( Bal )
Bal / kaki di bagian bawah mata kaki, merupakan senjata yang sangat penting dan khas dari seni beladiri taekwondo. Walaupun tak setangkas tangan, kaki mempunyai kelebihan dalam hal jangkauan jarak dan kekuatan yang lebih besar. Kaki yang terlatih dengan baik akan menjadi senjata yang andal bagi seorang taekwondo-in
Read more ...

Jumat, 12 Agustus 2016

Cara Menurunkan Lemak dan Memiliki energi untuk latihan


   Jika Anda memiliki kelebihan lemak tubuh Anda ingin kehilangan, silakan berpikir dua kali sebelum Anda melakukan diet ketat. Untuk menurunkan berat badan secara sehat dan berhasil mempertahankannya, Anda perlu belajar bagaimana untuk makan lebih baik. kebiasaan makan yang buruk berkontribusi untuk masalah berat badan-khususnya, lebih-makan yang biasa terjadi setelah "ditiup diet."

    Diet ketat mengandalkan kemauan. diet ketat membuat Anda merasa ditolak dan kehilangan salah satu kehidupan kesenangan-makanan. Daripada diet, Anda ingin belajar bagaimana untuk secara sehat makan diet porsi makanan saat Anda menikmati dan ingin menikmati selama sisa hidup Anda. makan sehat menawarkan keberhasilan jangka panjang dibandingkan dengan hasil sementara kecelakaan diet. makan sehat juga memastikan asupan yang memadai dari semua nutrisi yang Anda butuhkan untuk latihan terbaik Anda.

    Tips makan berikut dapat membantu Anda berhasil menurunkan berat badan ditambah memiliki energi untuk menikmati berolahraga. Berencana untuk secara bertahap menurunkan berat badan pada tingkat yang lambat tapi realistis dari sekitar 0,5% sampai 1% dari berat badan per minggu. Bahkan atlet kelas berat seperti pegulat bisa (dan harus) menggunakan tips ini untuk menurunkan lemak dan mempertahankannya.




Dua belas Langkah-langkah untuk Pengurangan Fat Sukses

1. Mengamati apa yang biasanya Anda makan dalam sehari, kemudian mengevaluasi Anda pola makan dan kebiasaan makan. Apakah Anda melewatkan sarapan? Menggigit sepanjang sore? Melahap makan malam besar? Makan nonstop di malam hari?
 
Jika Anda makan sangat sedikit selama hari tapi kemudian memanjakan diri di malam hari, percobaan dengan makan sarapan besar, makan siang, sore snack-dan kemudian makan malam yang lebih kecil. Anda ingin bahan bakar selama bagian aktif dari hari Anda, maka diet pada malam hari, sehingga Anda menurunkan berat badan saat tidur.

     Dengan memberikan diri Anda untuk makan lebih banyak kalori sepanjang hari, Anda akan memiliki lebih banyak energi untuk latihan, mencegah diri dari mendapatkan terlalu lapar. Secara umum, orang yang menjadi rakus saat makan malam tidak peduli tentang apa yang mereka makan, atau berapa banyak mereka makan. Beberapa klaim mereka "kecanduan" untuk makanan. Diragukan. Mereka hanya terlalu lapar.

2. Untuk menurunkan berat badan, Anda harus membuat defisit energi.

Artinya, Anda harus makan lebih sedikit kalori daripada yang Anda bakar. Mengetahui anggaran kalori dan nilai kalori dari makanan dapat membantu untuk mencegah kelebihan dan kekurangan makan. Anda dapat mendidik diri sendiri tentang kalori dengan menggunakan aplikasi dan label makanan. Tapi pertama, mengukur makanan Anda (sereal, susu, beras, dan pasta) sehingga Anda dapat belajar berapa banyak Anda benar-benar mengkonsumsi. Karena kebanyakan orang berulang kali makan yang sama sepuluh sampai lima belas makanan, belajar bagian-bagian yang tepat yang sesuai dalam kalori anggaran Anda adalah dikelola satu kali tugas.

CATATAN: Perhitungan kalori ini adalah perkiraan kasar dari kebutuhan energi Anda. Anda dapat membakar kalori lebih banyak atau lebih sedikit kalori, tergantung pada banyak faktor unik untuk tubuh Anda. Misalnya, orang-orang yang terus-menerus gelisah mengeluarkan lebih banyak energi daripada orang menetap! Seorang ahli diet terdaftar dapat membantu Anda lebih akurat memperkirakan kebutuhan energi Anda.

3. Chip jauh di lemak dengan mengurangi 10-20% (atau kurang, tetapi tidak lebih) dari kalori pemeliharaan; ini adalah target kalori yang masuk akal untuk kehilangan lemak. Misalnya, jika Anda menjaga berat badan Anda pada sekitar 2.000 kalori, Anda harus merencanakan untuk menurunkan berat badan di sekitar 1,600-1,800 kalori. Perhatikan bahwa atlet mungil (yaitu, skaters, pesenam, penari) akan mengurangi kalori lebih sedikit dari kehendak atlet lebih besar (pemain sepak bola, pembangun tubuh). Jika Anda memotong kembali lebih dari 20% dari asupan normal Anda, Anda mungkin akan menjadi sangat lapar dan berisiko tinggi untuk meniup diet Anda.

4. Mengatur makan Anda menjadi sebuah rencana yang seimbang. Misalnya, membagi diet 1.600 kalori menjadi tiga kali makan ditambah makanan ringan, seperti:

Sarapan 400 kalori
Siang 500 kalori
Snack 200 kalori
Makan malam 500 kalori.

Pastikan untuk makan cukup kalori di siang hari sehingga Anda akan memiliki banyak energi untuk latihan di terbaik Anda. Siang hari makan berinvestasi dalam kemampuan Anda untuk "diet" (yaitu, makan lebih sedikit) pada malam hari karena Anda akan kurang lapar. Anda tidak akan menambah berat badan dengan makan sarapan besar atau makan siang. Tapi Anda akan mendapatkan berat badan jika Anda berhemat pada makanan ini, terlalu lapar, dan kemudian makan berlebihan di malam hari. Ingat: Bahan Bakar siang hari dan diet malam.

5. Makan perlahan-lahan. orang yang kelebihan berat cenderung makan lebih cepat daripada rekan-rekan berat badan normal mereka. Anda harus mencoba untuk kecepatan makan Anda karena otak Anda membutuhkan sekitar 20 menit untuk menerima sinyal yang Anda makan mengisi Anda. Tidak peduli berapa banyak yang Anda konsumsi selama ini dua puluh menit, sinyal kenyang tidak akan bergerak lebih cepat. Praktek mengunyah perlahan, meletakkan garpu antara gigitan (daripada makan non-stop), mencicipi makanan, dan menikmati itu.

6. Lihatlah minggu Anda di depan Anda dan mencari tahu mana hari Anda akan stres atau tergoda untuk makan lebih banyak. Rencana dalam "menjaga hari berat" dan menikmati (porsi wajar) kue ulang tahun atau makanan khusus lainnya. Ini akan membantu Anda menghormati Program mengurangi Anda ketika tergoda pada waktu lain. Ketika menikmati makan khusus ini, makan perlahan-lahan untuk sepenuhnya menghargai rasa. Setelah semua, bagian terbaik tentang makanan adalah rasa.

7. Jauhkan dari sumber makanan yang menggoda Anda. Misalnya, membaca koran di ruang tamu bukan di dapur sebelah cookies. Hindari joging masa lalu toko roti. Berdiri jauh dari meja prasmanan di sebuah pesta. Dengan menjaga makanan dari pandangan dan mencapai, Anda akan lebih mungkin untuk tetap keluar dari pikiran Anda, dan keluar dari mulut Anda.

8. Jika Anda cenderung makan karena Anda bosan, stres, lelah, atau kesepian, membuat daftar sepuluh kegiatan yang dapat Anda lakukan bukannya makan: membaca email Anda, surfing web, air tanaman, mandi, menelepon teman, bekerja pada teka-teki jigsaw, berjalan-jalan, pergi tidur ...

9. Jika Anda makan karena Anda sedang stres, belajar bagaimana menangani stres dan kecemasan tanpa over-makan. Recog- nize tidak ada jumlah makanan akan memuaskan kecemasan-kelaparan. Mengambil langkah-langkah untuk mengatasi masalah yang sebenarnya. Misalnya, membuat diri menulis di jurnal selama 5 sampai 10 menit sebelum Anda mengalihkan perhatian Anda dari perasaan perasaan Anda dengan mengonsumsi makanan kenyamanan.

10. Berpikir positif. Setiap pagi sebelum Anda keluar dari tempat tidur, visualisasikan diri Anda makan tepat dan mencapai tujuan gizi Anda. Ini akan membantu Anda memulai hari dengan sikap positif. Terus mengingatkan diri sendiri bahwa Anda lebih suka berada lebih ramping dari makan berlebihan.

11. Mengukur lemak dengan melihat diri sendiri telanjang di cermin. Jika Anda melihat (dan pinch) lemak tubuh lebih sedikit, Anda memiliki sedikit lemak! Jika Anda menimbang diri sendiri, melakukannya sekali hal pertama seminggu di pagi hari, setelah Anda pergi ke kamar mandi dan sebelum Anda makan. Jangan membebani diri Anda setelah latihan atau di malam hari; yang memberikan bobot palsu! Ingat, jika Anda sedang membangun otot sementara kehilangan lemak, skala mungkin tidak berubah tetapi tubuh Anda akan terlihat berbeda dan pakaian Anda akan merasa lebih longgar.

12. Bangga pola makan sehat Anda dan terus mengingatkan diri sendiri bahwa ketika Anda makan dengan baik, Anda merasa lebih baik-dan Anda juga merasa lebih baik tentang diri Anda. Plus, Anda memiliki energi yang cukup untuk latihan dan menikmati hidup.

Oleh Nancy Clark MS RD CSSD
Read more ...

Rabu, 10 Agustus 2016

Janji Taekwondo

Kami Taekwondoin Indonesia, Berjanji:

  1. Menjunjung tinggi nama bangsa dan negara republik Indonesia yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945.
  2. Mentaati azas-azas Taekwondo Indonesia.
  3. Menghormati pengurus, pelatih, senior dan sesama Taekwondoin dalam mengembangkan Taekwondo Indonesia.
  4. Selalu berlaku jujur dan bertanggung jawab dalam menjaga nama baik Taekwondo Indonesia.
  5. Menjadi pembela keadilan dan kebenaran.
Makna Janji Taekwondo Indonesia:
Janji Taekwondo Indonesia, dalam tata tertib latihan Taekwondo, harus diucapkan setiap akan memulai latihan. Dengan tujuan agar para taekwondoin dapat mendalami makna yang terkandung di dalam janji taekwondo dan terpatri di dalam hati setiap taekwondoin Indonesia.
Yuk kita sama-sama memaknai dan menjiwai setiap butir dari janji taekwondo indonesia, lalu kita dapat memenuhi janji kita ini dalam kehidupan kita sehari-hari.
       Janji yang pertama, "Menjunjung tinggi nama bangsa dan negara republik Indonesia yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945."
Janji yang menunjukkan bukti kecintaan kita terhadap tanah air, tumpah darah kita. Bahwa kita akan membela dan mengharumkan nama Indonesia layaknya para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raganya untuk Indonesia pada masa penjajahan dulu. Hal ini dapat menumbuhkan sikap patriotisme bagi para taekwondoin.
            Janji yang kedua, "Mentaati azas-azas Taekwondo Indonesia."
  Para Taekwondoin berjanji untuk taat pada azas atau prinsip dasar dalam Taekwondo Indonesia. yang akan membuat kita menjadi pribadi yang baik, berdisiplin tinggi, dan pantang menyerah.
       Janji yang Ketiga, "Menghormati pengurus, pelatih, senior dan sesama Taekwondoin dalam mengembangkan Taekwondo Indonesia."
Kita berjanji untuk selalu menghormati pengurus, pelatih, senior dan sesama Taekwondoin untuk bersama-sama mengembangkan Taekwondo di dojang, daerah bahkan Indonesia. Sehingga timbul kekompakan dan persaudaraan yang saling menghormati dan memperkuat tali silaturahin antar sesama Taekwondoin.
       Janji yang Keempat, "Selalu berlaku jujur dan bertanggung jawab dalam menjaga nama baik Taekwondo Indonesia."
  Taekwondoin belajar untuk jujur dan bertanggung jawab atas segala ucapan dan tingkah laku nya, agar tidak mencoreng nama baik Taekwondo Indonesia.
      Janji yang Kelima, "Menjadi pembela keadilan dan kebenaran."
   Para Taekwondoin belajar untuk saling tolong menolong, berlaku adil dan membela kebenaran.
Read more ...

Mengenal Lebih Dalam Taekwondo




Bagian-bagian tubuh yang menjadi sasaran (Keup So)

  • Eolgol (Bagian Atas/Kepala/Muka) Bagian ini meliputi tulang belikat, wajah, kepala, dagu, jakun, tulang di antara mata, bagian atas dan bawah bibir. 
  • Momtong (Bagian Tengah/Badan) Bagian ini meliputi perut, ulu hati, rusuk / tulang iga, serta dibawah tulang rusuk dimana ginjal terletak di dalamnya. 
  • Are (Bagian Bawah) Bagian ini meliputi pusar ke bawah, yaitu rongga bawah perut, selangkangan, paha bagian dalam, dan kemaluan.

 

Bagian-bagian tubuh yang digunakan untuk menyerang dan bertahan :

  • Kepala (Eolgol) 
  • Tangan (Son) 
  • Lengan (Pal) 
  • Siku Tangan (Pal Kup) 
  • Punggung Kaki (Bal Deng) 
  • Kaki Bagian Depan (Ap Chuk) 
  • Lutut (Mooreup)


Sikap kuda-kuda (Seogi) dibagi tiga yaitu:
  • Neolpyo Seogi (sikap kuda-kuda terbuka)
  • Moa Seogi (sikap kuda-kuda tertutup)
  • Teuksu Poom Seogi (sikap kuda-kuda khusus)
  • Ap Seogi (Sikap Kuda-Kuda Jalan)



Pukulan, sabetan, tusukan, tendangan, dan tangkisan :

Pukulan

  • Yeop Jireugi = Pukulan Samping
  • Chi Jireugi = Pukulan Dari Bawah Keatas
  • Dolryeo Jireugi = Pukulan Mengait
  • Pyojeok Jireugi = Pukulan dengan Sasaran
  • Momtong Jireugi = Pukulan Mengarah ke Tengah (Pukulan Mengarah ke Ulu Hati)
  • Are Jireugi = Pukulan ke Bawah
  • Oreon Jireugi= Pukulan Dengan Tangan Kanan Yang Dilakukan Sambil Menendang (Ap Chagi)
  • Eolgol Jirugi = Pukulan ke Atas (Pukulan Mengarah ke Kepala)
  • Sambion Jireugi = Pukulan Ke Bawah,Perut,Dan Kepala

Sabetan

  • Han Sonnal Mok Chigi = Sabetan dengan Pisau Tangan
  • Jebipoom Mok Chigi = Sabetan dari Luar ke Dalam dengan Tangkisan Pisau Tangan
  • Me Jumeok Naeryo Chigi = Sabetan dari Atas ke Bawah
  • Dung Jumeok Eolgul Ap Chigi = Sabetan Depan dengan Bonggol Atas Kepalan dengan Sasaran Atas
  • Palkup Dollyo Chigi = Sabetan Memutar dengan Siku Tangan
  • Palkup Pyojeok Chigi = Sabetan Siku Tangan dengan Sasaran
  • Mureup Chigi = Sabetan dengan Lutut
  • Deung Jumeok Bakkat Chigi = Sabetan dari Dalam ke Luar dengan Bonggol Atas Kepalan

Tusukan

  • Pyeonsonkeut Sewo Chireugi = Tusukan dengan Telapak Tangan Tegak
  • Pyeonsonkeut Upeo Chireugi = Tusukan dengan Telapak Tangan Mendatar
  • Kawison Keut Chireugi = Tusukan dengan 2 Jari ke Arah Mata
  • Hanson Keut Chireugi = Tusukan dengan 1 Jari ke Arah Mata

Tendangan

  • Ap Chagi = Tendangan depan menggunakan kaki depan
  • Dollyo Chagi = Tendangan Menggunakan Punggung Kaki
  • Yeop Chagi = Tendangan samping menggunakan pisau kaki
  • Dwi Chagi = Tendangan belakang
  • Twieo Ap Chagi = Tendangan depan yang dilakukan sambil melompat
  • Twieo Dwi Chagi = Tendangan belakang yang dilakukan sambil melompat
  • Twieo Yeop Chagi = Tendangan samping yang dilakukan sambil melompat
  • Dubal Dangsang Chagi = Tendangan dengan dua target sasaran
  • Goley / Narray Chagi = Tendangan ganda
  • Sip Chagi An Chagi = Tendangan yang dilakukan sambil melompat dan tangkisan aremaki
  • Penriyti Chagi = Tendangan keliling.
  • Dwi Huryeo Chagi = Tendangan berputar melalui belakang.
  • Deol Chagi = Tendangan mencangkul ke arah kepala menggunakan tumit
  • Aidan Dollyo Chagi =Tendangan Menggunakan Kaki Depan Ke Arah Perut

Tangkisan

  • Are Maki = Tangkisan ke arah bawah untuk menangkis tendangan
  • Eolgol Makki = Tangkisan ke arah kepala
  • Momtong Bakat Makki = Tangkisan dari arah dalam menggunakan bagian dalam lengan bawah.
  • Momtong An Makki = Tangkisan dari arah dalam menggunakan bagian luar lengan bawah.
  • An Makki = Tangkisan dari arah luar.
  • Bina Makko An Makki = Tangkisan yang dimulai dari lengan bawah dan saat masuk ke dalam harus melalui lengan atas
  • An Palmok Momtong Bakkat Makki = Tangkisan ke arah lengan bawah
  • Momtong An Makki = Tangkisan ke tengah dari luar ke dalam
  • Momtong Bakkat Makki = Tangkisan ke tengah dari dalam ke luar
  • Sonnal Momtong Makki = Tangkisan ke tengah dengan pisau tangan
  • Batang Son Momtong An Makki = Tangkisan ke tengah dari luar dengan bantalan telapak tangan
  • Kawi Makki = Tangkisan menggunting
  • Sonnal Bitureo Makki = Tangkisan melintir dengan satu pisau tangan
  • Hecho Makki = Tangkisan ganda ke luar
  • Eotgoreo Arae Makki = Tangkisan silang ke arah bawah
  • Wesanteul Makki = Tangkisan ganda memotong arah bawah dan ke luar
Read more ...
Designed By : Asep Saefullah